Senin, 02 Desember 2013

Karya Tulis Ilmiah Tentang "Kandidiasis Oral" by Anrelita :)



RENTANNYA CANDIDIASIS MENYERANG BALITA
I. Latar Belakang
            Kesehatan anak adalah prioritas utama bagi para orang tua, tetapi pada faktanya banyak orang tua yang tidak terlalu memperhatikan secara detail kebersihan bayi mereka. Kebersihan peralatan bayi yang digunakan tidak cukup hanya dicuci saja, sterilisasi sederhana terhadap peralatan tersebutpun penting untuk dilakukan, selain itu penggunaan dari alat tersebutpun ikut mempengaruhi kesehatan bayi, diantaranya setelah penggunaan dot susu, mulut bayi sebaiknya segera dibilas dengan air putih dengan cara meminumkan sedikit air putih kepada bayi, ini berguna untuk membersihkan mulut bayi dari sisa-sisa susu yang menempel pada mulut mereka. Karena hasil study membuktikan bahwa penggunaan dot susu dan sisa susu yang menempel pada mulut bayi berpotensi menjadi suatu penyebab timbulnya kandidiasis pada bayi tersebut.
II. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis menetapkan beberapa rumusan masalah, di antaranya adalah sebagai berikut:

1.     Pengertian Kandidiasis yang kerap menyerang balita.
2.     Penyebab dari timbulnya penyakit kandidiasis pada anak
3.     Penatalaksanaan serta pencegahan pada penyakit kandidiasis
III. Tujuan
            Karya tulis ilmiah ini dibuat dengan harapan dapat menambah pengetahuan orang tua agar dapat lebih menjaga anak mereka dari penyakit kadidiasis. Serta dapat memenuhi tugas terstuktur yang diberikan pada mata kuliah Mikrobiologi ini.
IV. Manfaat
            Dengan adanya karya tulis ilmiah ini dapat dihasilkan beberapa manfaat diantaranya :
1.     Karya tulis ilmiah ini dapat menambah wawasan bagi saya sebagai penulis maupun bagi pembaca.
2.     Karya tulis ilmiah ini dapat menambah tingkat sensitivitas orang tua terhadap kesehatan anaknya.









V. Pembahasan
Kandidiasis (Moniliasis) adalah suatu infeksi oleh jamur Candida, yang sebelumnya disebut Monilia. Kandidiasis, juga dikenal sebagai moniliasis, umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Candida albicans, adalah organisme yang biasanya menyebabkan lesi ini, dapat menyebabkan penyakit pada berbagai sistem organ. Lesi ini adalah jamur berupa yeast (menghasilkan sel yeast dan spora) yang dapat ditularkan dari infeksi vagina ibu selam persalinan (Wong, 1995). Candidiasis moniliasis atau thrush merupakan infeksi akut atau kronik yang disebabkan oleh spesies Candida. Pada umumnya meliputi membran mukosa, seperti oral thrush di rongga mulut, vulvovaginitis, dan bisa juga terdapat pada kulit, jantung, atau paru-paru (Harty, 1995).
Masalah-masalah yang sering timbul pada anak-anak diantaranya adalah kandisosis /moniliasis/ oral trush yang merupakan suatu infeksi dari spesies Candida yang menyerang daerah mukokutan, mulut dan bibir pada bayi yang berusia dibawah 6bulan. Infeksi yang ditimbulkan berupa lesi atau bercak putih yang dapat semakin berkurang jumlahnya seiring dengan pertambahan umur bayi tersebut.bahkan ada yang mengatakan bahwa penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya walaupun sebaiknya diobati.karena, bila lesi tetap ada hingga lebih dari beberapa bulan akan berpotensi membahayakan bayi.
            Penyebab kandidiasis ini adalah jamur candida. Jamur jenis ini adalah jamur yang sangat umum terdapat disekitar kita dan tidak berbahaya kepada orang yang memiliki sistem imun tubuh yang kuat. Candida ini baru akan menimbulkan masalahpada orang-orang yang mempunyai daya tahan tubuh rendah.   
            Pada bayi, spesies Candida dapat tercemar pada dot susu, pakaian, bantal, dan lain sebagainya seperti vagina dari ibunya sendiri yang dapat menginfeksi bayi saat persalinan. Alat minum yang tidak bersih, juga tangan dari perawat merupakan faktor penting dari timbulnya infeksi ini.
            Gejala yang timbul adalah adanya bercak putih pada lidah dan sekitar mulut bayi dan sering menimbulkan nyeri. Bercak putih ini sekilas tampak seperti kerak susu namun sulit dilepaskan dari mulut dan lidah bayi. Bila dipaksa dikerok, tidaak mustahil akan timbulnya luka hingga darah pada lidah dan mulut bayi.
            Thrush (bercak/lesi) yang timbul mempunyai ciri khas berupa plak putih kekuning-kuningan pada permukaan mukosa rongga mulut , yang apabila lesi tersebut sudah tinggal lebih dari 24jam dapat dihilangkan dengan cara dikerok dan menghasilkan berkas merah bahkan menghasilkan luka pada bagian mukosa rongga mulut tersebut. Plak tersebut berisi netrofil, sel-sel inflamasi, sel-sel epitel yang mati, serta koloni atau hifa.
            Dari thrush yang timbul dan tidak diobati akan menjadi kronik sehingga penyakit kandisosis tersebut berubah menjadi penyakit kandidemia. Penyakit kandidiasis ini timbul akan timbul dan diperkuat oleh lemahnya sistem imun yang dimiliki oleh bayi/ klien.
            Secara umum kandidiasis pada mulut bayi tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya walaupun sebaiknya diobati. Namun bukan berarti kandidiasis ini tidak dapat menyebabkan penyakit lain menjadi timbul. Kandidiasis dapat menyebabkan bayi menangis saat makan dan minum yang disebabkan karna nyeri , selain itu, bayi menjadi malas minum ASI sehingga berat badannya tak kunjung bertambah. Candida pada mulut bayi juga dapat bermigrasi ke organ lain bila ada faktor yang memperberat contohnya pemakaian antibiotik jangka panjang.
            Pada bayi penggunaan obat kimi untuk menghilangkan lapisan putih yang timbul akibat infeksi spesies candida sangat tidak dianjurkan , karena selain kondisi bayi yang masih rawan terhadap bahan kimia, kemampuan daya tahan tubuh yang masih belum kuat. Oleh karena itu dibutuhkan solusi secara alami untuk menghilangkan lapisan putih pada lidah bayi. Gunakan obat tradisional sangat dianjurkan.
            Ada  dua cara alami untuk menghilangkan lapisan putih pada lidah bayi, yaitu dengan yoghurt dan getah daun jarak. Tetapi cara ini memerlukan waktu minimal empat hari hingga lapisan putih pada lidah bayi menghilang.
            Pertumbuhan jamur kandida pada mulut disebabkan oleh kurangnya bakteri alami penghambat jamur kandida. Maka dari itu, yoghurt yang merupakan susu hasil fermentasi yang mengandung asam laktat dan bakteri yang baik bagi tubuh baik untuk digunakan. Yoghurt mengandung bakteri streptococcus salivarius , themophillus , lactobasilus , bulgaricus , juga yoghurt kaya akan protein , vitamin B, mineral, dan aman dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap susu karena struktural laktosa nya telah dirusak.
            Yoghurt yang diberikan dengan cara dicampur dengan makanan bayi diberikan selama satu minggu kepada bayi dan diharapkan bakteri yang dikandung oleh yoghurt dapat menguraikan jamur kandida., tetapi untuk bayi dibawah 6bulan sangat tidak dianjurkan pengobatan untuk menghilangkan lapisan putih pada lidah bayi menggunakan yoghurt, maka digunakan obat tradisional lain yang alami yaitu dengan getah dari daun jarak. Getah daun jarak dioleskan pada telapak tangan atau kaki bayi dan diamkan hingga memutih, lakukan pengolesan ini selaama satu minggu , lihat hasil pada lidah bayi bahwa lapisan putih yang terdapat pada lidah bayi akan berkurang.
            Namun zaman sekarang pengobatan dilakukan menggunakan obat kumur atau dalam bentuk permen hisap. Selain itu, pengobatan yang paling sering digunakan saat ini adalah pemakaian Nistatin drop. Nistatin ini akan diteteskan pada mulut bayi untuk mengobati kandidiasisnya. Ada juga yang menyarankan cara pemakaian yang lain, yaitu tangan ibu dicuci sampai bersih, teteskan dua tetes keujung jari ibu dan dioleskan dilidah dan mulut bayi secara merata. Cara ini menjamin obat teroleskan dengan lebih merata namun harus dilakukan dengan hati-hati , jangan sampai membuat bayi muntah.
                   Penatalaksanaan medik dilakukan dengan memberikan obat antijamur, misalnya :

1.     Miconazol : mengandung miconazole 25 mg per ml, dalam gel bebas gula. Gel miconazole dapat diberikan ke lesi setelah makan.
2.     Nystatin : tiap pastille mengandung 100.000 unit nistatin. Satu pastille harus dihisap perlahan-lahan 4 kali sehari selama 7-14 hari. Pastille lebih enak daripada sediaan nistatin lain. Nistatin ini mengandung gula.

            Untuk pencegahan yang dapat dilakukan adalah :
1.     Oral hygiene yang baik
2.     Utamakan asi daripada susu formula karena ASI mengandung banyak immunoglobulin yang berguna bagi kekebalan tubuh bayi. Selain itu, payudara ibu juga jauh lebih terjamin kebersihannya dibandingkan dengan botol dot bayi.
3.     Bila digunakan susu formula bagi tambahan ASI, pastikan kebersihan botol dan dotnya jangan lupa untuk mencucinya dengan air panas.
4.     Beri bayi minum 2-5 sendok air hangat untuk membilas mulut bayi setelah minum susu.
5.     Pastikan bayi beristirahat yang cukup.
6.     Berikan bayi makanan yang mengandung nutrisi yang lengkap.
VI. Kesimpulan
            Kandidiasis adalah infeksi atau penyakit akibat jamur Candida. Khususnya Candida Albicans. penyakit ini biasanya akibat debilitasi (seperti penekan imun) perubahan fisiologi, pemberian antibiotika berkepanjangan, dan hilangnya penghalang . kandidiasis meliputi infeksi yang berkisar dari yang ringan seperti sariawan mulut dan vaginitis, sampai yang berpotensi mengancam kehidupan manusia. Infeksi candida yang berat tersebut dikenal sebagai candidemia dan biasanya menyerang orang dengan sistem imun lemah.
            Moniliasis atau kandidiasis sering disebabkan oleh tiga hal yaitu : jamur kandida albicans, keadaan hormonal, dan faktor lokal. Infeksi mulut yang disebabkan oleh spesies candida biasanya memunculkan kumpulan lapisan kental berwarna putih atau krem pada membran mukosa. Pada mukosa mulut yang terinfeksi mungkin muncul radang yang berwarna merah. Candida Albicans yang bermetastase dapat menjalar ke esofagus , usus halus, usus besar , dan anus. Infeksi sistemik lainya berupa abses hati dan otak.
            Tingkat kebersihan dan pola hidup manusia itu sendiri yang menentukan bahwa dia akan terjangkit infeksi jamur candida atau tidak, karena pada umunya jamur candida dimiliki oleh setiap manusia termasuk didalam vagina seorang wanita. Maka karya tulis ilmiah ini mendorong anda untuk lebih menjaga kesehatan dan meningkatkan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan baik untuk diri sendiri dan orang lain serja mengkonsumsi makanan yang dapat berguna bagi tubuh guna meningkatkan sistem imun dari tubuh kita sendiri.

VII. Daftar Pustaka
1.     Sciencedirect/journals
2.     Journal of “Pathological analysis of the Candida albicans-infected tongue tissues of a murine oral candidiasis model in the early infection stage” by Masashi Okada,Tatsuya Hisajimab, Hiroko Ishibashib, Takahiro Miyasakaa, Shigeru Abeb,Tazuko Satoha
3.     Journal of “Candidiasis peritoneal: prevalencia y factores de riesgo” by María José Hernández,Josep Balaguer, Rocío Armero, Joana Baldó, Lorena Gómez,cristinna colaz.
4.     Journal of “Treatment and Prophylaxis of Invasive Candidiasis” Nidhi Tripathi, BS, , Kevin Watt, MD, , Daniel K. Benjamin Jr, MD, MPH, PhD,
5.     Journal of “nursing care” by Nuzulul zurkarnain.
6.     Journal of “Oral candidiasis in patients with psoriasis: Correlation of oral examination and cytopathological evaluation with psoriasis disease severity and treatment” by Bruna Lavinas Sayed Picciani, MSca, ,Bruna Michalski-Santos, DDSa, Sueli Carneiro, PhDb,Ana Luisa Sampaio, MScb, Joao Carlos Regazzi Avelleira, PhDc, David Rubem Azulay, MDc, Jane Marcy Neffa Pinto, PhDd, Eliane Pedra Dias, PhDa.
7.     Postgraduate medical journal “oral candidiasis” 2002;78:455-459
8.     Medlineplus “yeast Infections”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar